Select Page

Yang diharamkan sebab haid

Yang diharamkan sebab haid

Seorang gadis jika sudah menginjak usia remaja akan mengalami menstruasi atau haid. yang mana haid adalah salah satu tanda seorang wanita itu mencapai usia baligh.

Ketika kita mencapai usia baligh tentunya ada perkara-perkara wajib yang harus kita laksanakan dan jika meninggalkanya akan mendapatkan dosa.

Namun ada beberapa perintah wajib yang haramkan untuk dikerjakan saat kita sedang mengalami menstuasi / haid.

Berikut Perkara-perkara yang tidak boleh dikerjakan saat anda mengalami mensturasi atau haid :

1.  Sholat

Wanita yang sedang haid baginya haram untuk melakukan shalat, baik shalat Fardhu maupun shalat sunnah. Hal ini sesuai dengan apa yang disabdakan nabi :

إذا أقبلت الحيضة فدعي الصلاة واذا ادبرت فاغتسلي واغسلي (أخرجه البخار ومسلم)

Bagi wanita yang sedang mengalami haid juga tidak ada kewajiban untuk mengqodho’ sholat yang ia tinggalkan saat menstruasi. Karena andaikan wanita haid diwajibkan untuk meng-qadha shalat seperti halnya meng-qadha puasa, hal itu akan sangat memberatkan.

seperti yang disampaikan Ummul mukminin sayyidah A’isyah rodliallahu ‘anha:

كنا نخيض عند رسول الله صلى الله عليه وسلم فلا نقضي الصلا ة ولا نؤمر بالقضاء. ولأن الحيض يكثر فلو اجبنا قضأ يفوتها لشق وضاق

2. Puasa, baik itu puasa sunnah ataupun puasa wajib.

Bagi seorang wanita yang sedang menjalani haid, haram baginya untuk melakukan puasa. Karena salah satu syarat sah nya puasa adalah suci dari haid. Apabila haid terjadi dibulan ramadhan wajib bagi wanita yang haid untuk meng-qodho puasa dibulan-bulan yang lain.

3. Membaca Al-Qur’an

Haram bagi seorang wanita yang sedang haid untuk membaca Al-Qur’an. hal ini didasari dari sabda Nabi yang artinya :” Bagi orang yang sedang menjalani haid dan junub tidak diperkenankan untuk membaca Al-Qur’an”.

4. Menyentuh atau membawa Al-Qur’an

Orang yang haid tidak diperkenankan menyentuh dan membawa Al-Qur’an. Didasari dari firman Allah S.W.T dalam surat Al-Waqi’ah ayat 79 yang artinya “ Tidak boleh menyentuh dan membawa Al-Qur’an kecuali bagi orang yang suci”

5. Berdiam diri di Masjid

Bagi orang yang haid haram hukumnya berdiam diri di masjid. Namun jika hanya sekedar lewat bagi orang yang haid tersebut masih diperbolehkan asalkan tidak ada kekhawatiran mengotori masjid.

6. Melakukan Hubungan Suami Istri (bersetubuh)

Wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan untuk berhubungan badan (bersetubuh). hal ini sesuai firman Allah yang artinya “Jauhilah wanita yang sedang menjalani haid”.

7. Bermesraan dan bersentuhan kulit antara pusar dan lutut

Bagi wanita haid keharaman yang nomor 7 adalah bermesraan antara Pusar dan lutut. Hal ini didasari dari hadits nabi yang diriwayatkan sahabat Mu’adz, yang pernah bertanya kepada Nabi sebatas manakah anggota badan yang dihalalkan untuk suami disaat istrinya menjalani haid. Dari pertanyaan tersebut Nabi menjawab bahwa yang halal bagi suami adalah Anggota yang diatas jarik (red-jawa).

8. Thowaf

Thowaf merupakan salah satu larangan bagi mereka yang sedang menjalani haid. Berdasar dari sabda Nabi kepada Sayyidah ‘Aisyah yang artinya “Lakukanlah apa saja yang dilakukan oleh orang yang haji, hanya saja kamu jangan melakukan thowaf”.

Apakah Wanita yang haid masih bisa mendapatkan pahala dalam masa haidnya?

Dalam Al-Qulyubi ‘ala Al-Mahalli diterangkan selama wanita haid tersebut memiliki niat untuk patuh pada aturan syari’at dengan meninggalkan perintah yang dilarang. Maka ia akan tetap mendapatkan Pahala.

Jadi anda tidak perlu khawatir untuk tidak mendapatkan pahala.

About The Author