Kategori: Shalat

Tuntunan Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyatul masjid adalah sholat sunah yang dikerjakan oleh seseorang yang masuk ke masjid sebagai bentuk penghormatan terhadap masjid tersebut.

Dasar Hukum Sholat Tahiyatul Masjid

Hadits riwayat Abu Qatadah bahwa Rasulullah SAW berkata:

إذا دخل أحدكم المسجد فليكع ركعتين قبل أن يجلس

Artinya, “Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, hendaklah shalat dua rakaat sebelum duduk,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Dari Hadits yang diriwayatkan oleh Abi Qatadah kita dianjurkan untuk melakukan sholat tahiyyatul masjid.

Waktu Pelaksanaan Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyyatal Masjid dilaksanankan ketika seseorang tersebut masuk kedalam masjid dan sebelum duduk seseorang tersebut disunahkan untuk sholat sebagai penghormatan terhadap masjid. Sholat seperti ini dinamakan sholat tahiyyatal masjid.

Dalam Kitab Fathul Mu’in Syaikh Zainuddin Al-Malibari menjelaskan sebagai berikut:

ويسن ركعتا تحية لداخل مسجد وإن تكرر دخوله أو لم يرد الجلوس

Artinya, “Disunahkan shalat tahiyatul masjid bagi orang yang masuk masjid, meskipun masuknya berulang-ulang selama belum duduk,”

Kesunahan sholat tahiyatul masjid ini terhenti jika seseorang tersebut duduk walaupun hanya sebentar. Berbeda hukumnya jika duduknya orang tersebut karena lupa atau tidak tahu.

Namun walaupun lupa atau tidak tahu, tapi jika duduknya terlalu lama maka kesunahan untuk orang yang ingin melakukan sholat tahiyatul masjid tersebut juga hilang.

Seperti yang disampaikan Oleh Syekh Zainuddin Al-Malibari menambahkan:

وتفوت التحية بالجلوس الطويل وكذا القصير إن لم يسه أو يجهل

Artinya, “Kesunahan tahiyatul masjid hilang karena duduk lama ataupun sebentar dengan syarat duduknya bukan karena lupa atau tidak tahu,”

Makruh Melakukan Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyatul Masjid adalah perkara yang sunah untuk dikerjakan, Namun akan menjadi makruh Jika Muadzin sudah melakukan Iqamah dan sholat berjamaah Hendak dikerjakan.

Kemakruhan ini terjadi demi mendapatkan Keutamaan Takbiratul Ihram Bersama Dengan Imam

Bagaimana Niat Sholat Tahiyatul Masjid

أصَلِّي سُنَّةَ تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّهَ تَعَاَلَى

Niat Sholat Tahiyatul Masjid Latin
Usholli Sunnatat Tahiyyatal Masjidi Rok’ataini Lillahi Ta’ala

Arti Niat Sholat Tahiyatul Masjid
Saya Niat Sholat Sunah tahiyatul Masjid Dua Rakaat karena Alla Ta’ala

Yang Harus Di Lakukan Ketika Tidak Bisa Sholat Tahiyatul Masjid

Jika seseorang tersebut tidak bisa sholat tahiyatul masjid yang sebaiknya membaca Kalimat Tasbih, Tahmid dan Takbir serta hauqolah sebanyak 4 kali sebagaimana disebutkan Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Muin:
سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah wallahu akbar, wa la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim. Lafal ini dibaca empat kali.

Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid

Tata cara melakukan sholat tahiyatul masjid sama dengan sholat sunah lainya Yakni:
1.Niat Bersamaan dengan Takbiratul ihram
2.Membaca Al-Fatihah
3.Membaca Surat Pendek
4.Rukuk
5.I’tidal
6.Sujud
7.Duduk Diantara dua sujud
8.Sujud
9.Berdiri Rakaat kedua dan mengulang masing-masing rukun diatas sampai sujud kedua, kemudian
10.Duduk Tahiyat Akhir
11.Membaca Tahiyat Akhir
12.Salam

Penutup

Banyak Orang melakukan sholat Tahiyatul Masjid ketika mau melaksanakan sholat jum’at saja, dengan mengetahui kesunahan dari menjalankan sholat tahiyatul masjid, Maka alangkah baiknya jika setiap kita masuk masjid dan hendak melaksanakan sholat maktubah atau sholat-sholat lainya terlebih dahulu melakukan penghormatan terhadap masjid dengan Menjalankan Sholat Tahiyatul Masjid.

Sekian.

Website Ini Menggunakan Cookies