Tata Cara Dan Doa Shalat Istikharah

Shalat Istikharah adalah shalat yang dilakukan karena untuk memohon petunjuk kepada Allah tentang adanya beberapa pilihan alternatif dalam hidup. Misal Seseorang melakukan Sholat Istikhoroh untuk memohon dipilihkan Jodoh yang terbaik , atau sholat istikhoroh karena pekerjaan, karena adanya beberapa pilihan pekerjaan.

Dalam pelaksanaannya Sholat Istikhoroh bisa dilakukan pada Siang ataupun Malam hari. Petunjuk yang didapat juga belum tentu saat itu juga, bisa melalui beberpa kali shalat istikhoroh baru petunjuk itu datang.

Petunjuk yang datang juga tidak mesti melalui mimpi terkadang tentramnya hati terhadap salah satu pilihan juga bisa merupakan petunjuk dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Adapun anjuran untuk melakukan shalat istikhoroh adalah sebagaimana hadits nabi yang diriwayatkan sahabat Jabir bin Abdullah :

(اذا هم أحد كم بالأمر فليركع ركعتين ثم ليقل: أللهم… (رواه البخاري 

  Jika diantara kalian hendak melakukan perkara/urusan, maka rukuklah (shalatlah) dua rakaat : kemudian berdoa…(HR. Bukhori)

Perlu kita ketahui bahwsanya shalat istikharah dilakukan bukan untuk memilih antara yang halal dan haram, yang haq dengan yang bathil akan tetapi sholat istikharah dilakukan karena adanya beberapa pilihan yang baik yang kita sulit untuk memutuskanya atau kita ingin agar dipilihkan yang terbaik menurut Allah.

Tata Cara Shalat Istikharah

Seperti pada shalat-shalat yang lain, shalat istikharah pun sama saja dalam pelaksanaanya sama seperti shalat-shalat sunnah lainya. Berikut Tata Cara Shalat Istikharah beserta dengan doanya.

1. Niat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Usholli Sunnatal Istikhoroti Rok’ataini lillahi ta’ala”

  Aku berniat shalat istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala

2. Membaca Takbiratul Ikhram

Baca Juga :  Doa Sayyidina Ali Ketika Malam Hari Raya

3. Membaca Surat Al-fatihah

4. setelah membaca surat al-fatihah bacalah ayat ini (Surat Al-Qashas ayat 68-69) pada rakaat pertama :

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ (٦٨

وَرَبُّكَ يَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمْ وَمَا يُعْلِنُونَ (٦٩

Wa rabbuka yakhluqu mā yasyā`u wa yakhtār, mā kāna lahumul-khiyarah, sub-ḥānallāhi wa ta’ālā ‘ammā yusyrikụn (68)

Wa rabbuka ya’lamu mā tukinnu ṣudụruhum wa mā yu’linụn (69)

setelah membaca dua ayat diatas baru kita membaca surat Al-kafiruun. kemudian dilanjutkan dengan:

5. Rukuk

6. I’tidal

7. Sujud

8. Duduk diantara dua sujud

9. Sujud

10. Berdiri rakaat kedua

11. Membaca Surat Fatihah

12. membaca Surat Al Ahzab ayat : 36

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

Wa mā kāna limu`miniw wa lā mu`minatin iżā qaḍallāhu wa rasụluhū amran ay yakụna lahumul-khiyaratu min amrihim, wa may ya’ṣillāha wa rasụlahụ fa qad ḍalla ḍalālam mubīnā 

Kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlas

13. Rukuk

14. I’tidal

15. Sujud

16. Duduk diantara dua sujud

17. Sujud

18. Tahiyyat

19. Salam

Kemudia setelah silahkan lanjutkan dengan berdoa.

Berikut Doa shalat istikharah:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -(وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ)- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ  

Baca Juga :  Adab, Tata cara Serta Doa Sebelum Tidur Dari Imam Ghazali dan Artinya

Doa Shalat Istikhoroh Latin

“Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal ‘adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (wayutsamma haajatahu) khoirun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii faqdirhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik li fiihi, wa in kunta ta’lamu anna hadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aqibati amrii fashrifhu ‘annii washrifnii ‘anhu waqdur lii alkhoiro khaitsu kaana tsumma ardlinii bihi.”

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

Demikian Tata Cara dan Doa Shalat Istikharah