Kategori: AqiqahFiqih

Qurban dulu atau Aqiqah dulu?

Karena beberapa alasan mungkin kita belum sempat di aqiqahi oleh orang tua kita. kemudian disaat sudah dewasa ketika kita mampu untuk berkurban ataupun melakukan aqiqah kita di hadapkan pilihan untuk mendahulukan kurban dulu atau aqiqah dulu?

Ketika kita dihadapkan pada dua pilihan antara melakukan qurban dulu atau aqiqah dulu sebenarnya bukan hal yang sulit untuk memilihnya, tergantung kelonggaran dan kesiapan kita.

Seperti yang kita ketahui bahwasanya Aqiqah dan qurban adalah dua ibadah yang hukumnya sama-sama memiliki hukum sunnah muakkad (Sunah yang sangat dianjurkan), salah satu yang membedakan adalah waktu pelaksanaan saja.

Jika kurban pelaksanaanya pada tanggal 10-13 Dzulhijjah, Aqiqah afdhol pelaksanaanya pada hari ke 7 kelahiran bayi dan mendapat kelonggaran sampai dengan anak tersebut masuk usia baligh.

Dan Aqiqah merupakan salah satu hak anak kepada orang tua, Namun jika orang tua tidak mampu untuk mengaqiqahi anak tersebut sampai usia baligh, ia boleh melakukan aqiqah untuk dirinya sendiri.

Kemudian ketika kita dewasa ternyata kita mampu untuk melakukan aqiqah untuk diri kita sendiri mana yang harus didahulukan, qurban dulu atau aqiqah dulu?

Jawabanya: Jika memang kita mampu untuk melakukan penyembelihan yang bertepatan dengan hari raya idul adha, Boleh mendahulukan qurban karena waktunya yang terbatas sedang waktu aqiqah adalah luas. Namun anda juga bisa mengikuti pendapat Imam Ramli yang memperbolehkan untuk qurban sekaligus Aqiqah dengan cara ketika kita niat berkurban sekaligus juga melakukan niat Aqiqah.[1]

Namun perlu diketahui juga bahwa pendapat Imam Ramli diatas berbeda dengan pendapatnya Imam Ibnu Hajar yang mana Imam Ibnu Hajar tidak memperbolehkan melakukan Niat Qurban sekaligus Niat Aqiqah.

Dan hal ini kita kembalikan kepada orang yang mau melakukan qurban atau aqiqah, silahkan memilih salah satu dari dua pendapat diatas.

Namun jika diluar bulan tersebut, dan mengingat ibadah kurban juga ditentukan waktunya. Kalau memang kita longgar dan mampu untuk melakukan aqiqah, silahkan segera lakukan aqiqah tersebut dari pada nanti menunggu Idul adha dan ternyata pas hari Adha tersebut kita sedang tidak diberi keluasan Rizki untuk melakukan Aqiqah.

Jadi Lebih utama didahulukan mana antara qurban dulu atau aqiqah dulu jawabanya adalah melihat situasi dan kondisi dari orang yang akan melakukanya jika memang bertepatan dengan hari raya silahkan mendahulukan kurban dengan alasan diatas atau mengikuti pendapat imam ramli yang memperbolehkan keduanya digabung.

Wallahu A’lam Bishowab…


[1] Tausyikh karya Syekh Nawawi al-Bantani:

 قال ابن حجر لو أراد بالشاة الواحدة الأضحية والعقيقة لم يكف خلافا للعلامة الرملى حيث قال ولو نوى بالشاة المذبوحة الأضحية والعقيقة حصلا

Tags: Kurban

Website Ini Menggunakan Cookies