Fiqih Shalat IX : Perkara Yang Membatalkan Shalat

[rank_math_breadcrumb]
Perkara Yang Membatalkan Sholat

Setelah kita mempelajari tentang rukun-rukun shalat, syarat wajib shalat, syarat sah shalat dan hal-hal yang berkaitan dengan shalat lainya, sekarang kita melangkah pada bab yang menjelaskan tentang perkara-perkara yang membatalkan shalat.

Sebagaimanan yang dijelaskan didalam matan Taqrib, adapun perkara-perkara yang membatalkan shalat adalah sebagai berikut:

فصل – والذي يبطل الصلاة أحد عشر شيئا: الكلام العمد والعمل الكثير والحدث وحدوث النجاسة وانكشاف العورة وتغيير النية واستدبار القبلة والأكل والشرب والقهقهة والردة

Perkara yang membatalkan shalat ada 11 (sebelas):

  1. Perkataan yang disengaja
  2. Gerakan yang banyak
  3. Hadats
  4. Najis yang baru datang
  5. Terbukanya aurat
  6. Berubahnya niat
  7. Membelakangi kiblat
  8. Makan
  9. Minum
  10. Tertawa terbahak-bahak
  11. Murtad

Sebelum kami jelaskan tentang perkara-perkara yang membatalkan shalat, kami referensikan kepada anda untuk membaca link-link dibawah ini yang berkaitan dengan fikih shalat.

Kemudian Syaikh Muhammad ibnu Qashim Al-Ghazi menjelaskan kepada kita bahwa :

  1. Perkataan yang disengaja; meliputi perkataan yang layak digunakan untuk berbicara di antara anak Adam (manusia), baik kata-kata tersebut berhubungan dengan kemaslahatan sholat ataupun tidak.
  2. Gerakan yang banyak; gerakan yang banyak dan terus menerus seperti tiga jangkah, baik dengan sengaja ataupun karena lupa. Sedangkan gerakan yang sedikit, maka tidak sampai membatalkan sholat.
  3. Hadats; Meliputi Hadats Kecil dan Hadats Besar.
  4. Najis yang baru datang; maksudnya adalah najis yang tidak di ma’fu. apabila najis tersebut kering dan jatuh mengenai pakaian dan orang yang sholat tersebut langsung mengibaskan pakaianya maka shalatnya tidak batal.
  5. Terbukanya Aurat; yang dimaksud terbukanya aurat yang membatalkan shalat adalah yang disengaja, apabila aurat tersebut terbuka karena angin dan mushalli (orang yang shalat) segera menutupnya maka shalatnya tidak batal.
  6. Merubah Niat; seperti niat keluar dari sholat.
  7. Membelakangi Kiblat; seperti menghadap kearah yang berlawanan dengan arah kiblat.
  8. Makan; baik sedikit atau banyak. mengecualikan bagi mereka yang tidak tahu tentang keharamanya.
  9. Minum; baik sedikit atau banyak. mengecualikan bagi mereka yang tidak tahu tentang keharamanya.
  10. Tertawa terbahak-bahak; Sebagian Ulama menggunakan redaksi bahasa (الضحك)
  11. Murtad; Keluar dari agama islam baik dengan ucapan ataupun perbuatan.

Jika salah satu dari perkara diatas mengenai anda, maka sholat yanga anda kerjakan batal.