≡ Menu

Perkara yang dapat membatalkan wudhu

in Bersuci
Perkara yang membatalkan wudhu

Sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan wudhu. Baik itu fardhu wudhu maupun perkara yang dapat membatalkan wudhu tersebut.

Setelah Kemarin sudah kita bahas tentang fardhu wudhu sekarang mari kita lanjutkan tentang perkara-perkara yang dapat membatalkan / merusak wudhu. Tata Cara Wudhu Yang Benar

Dalam kitab { رياض البديعة } Riyadhul badi’ah dijelaskan bahwa perkara yang dapat merusak / membatalkan wudhu ada 4 perkara.

 

4 Hal yang membatalkan wudhu :

 

١. الأول – خروج شىء من القبل او الدبر الامني الشخص الخا رج منه أول مرة

1.Keluarnya Sesuatu dari Lubang Depan ataupun Lubang belakang kecuali Mani seseorang yang keluar untuk pertama kali.

٢. والثاني- زوال التميـيز بجنون أو سكر أو مرض أو نوم إلا من نام ممكناً مقعده من مقره

2. Yang kedua, Hilangnya Akal sebab Gila atau mabuk atau sakit Hilangnya ingatan dengan sebab Gila atau Mabuk atau sakit atau tidur kecuali orang yang tidur merapatkan (pantat) duduknya dari tempat duduknya.

٣. والثالث – ملامسة الرجل للمرأة الأجنبية من غير حائل بين جلديهما ولو كان كل منهما هرماً أو حصلت الملامسة بغير الاختيار وينتقض بها وضوء كل منهما

3. (yang ke tiga) Bersentuhnya (kulit) laki-laki ke (kulit) perempuan yang Ajnabiah (bukan mahram) tanpa adanya penghalang diantara kulit laki-laki dan perempuan tersebut, walau salah satu dari keduanya (kali-laki atau perempuan) itu adalah pikun. Atau terjadinya persentuhan tanpa disengaja. Dan wudhu menjadi batal sebab bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan dengan tidak sengaja.

٤. والرابع – مس قبل الآدمي أو حلقة دبره بباطن الكف بلا حائل ولو مع السهو أو الإكراه

Baca Juga :  Pengertian Bersuci

4. (Dan Yang Ke Empat) Menyentuh Qubul (lubang depan) anak Adam atau lubang dubur (lubang belakang) anak Adam dengan telapak tangan tanpa ada penghalang walau dalam keadaan lupa atau dipaksa.

Dari keterangan diatas dapat kita simpulkan bahwasanya wudhu kita menjadi batal jika kita mengalami salah satu dari empat perkara tersebut.

Tambahan :

1. Jika Lubang tertutup sejak lahir, maka jika sesuatu yang biasa keluar dari dua jalur tersebut keluar dari lubang-lubang lain di tubuh juga membatalkan wudlu. Menurut Imam Muhammad Romli kecuali dari lubang hidung, mulut, telinga dan kemaluan yang lain.

2.Jika tertutupnya kelamin tadi adalah karena kecelakaan maka yang dapat membatalkan adalah lubang yang dibuat di bawah lambung.

3. Jika ada lubang baru terbuka sehingga keluar sesuatu yang biasa keluar seperti berak, dll dari dua jalur padahal jalur yang asli masih berfungsi maka lubang baru tersebut tidak membatalkan wudlu’.

4. Yang dimaksud telapak tangan di sini adalah daerah yang tertutup jika menempelkan dua telapak tangan dengan sedikit ditekan.

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat: