Perbedaan Qurban dan Aqiqah

Perbedaan qurban dan aqiqah

Sebelumnya kita sudah membahas tentang Qurban atau aqiqah. Dimana keduanya sudah kami tulis panjang lebar. Sekarang mari kita lihat perbedaan Qurban dan Aqiqah.

Sebenarnya jika anda sudah membaca tulisan kami di dalam bab qurban dan bab aqiqah tentunya sudah bisa membedakan antara perbedaan keduanya. Namun untuk lebih praktis dan lebih mudahnya dalam membedakan keduanya, disini kami coba urai perbedaan dari qurban dan aqiqah tersebut.

Perbedaan qurban dan Akikah

Berikut ini beberapa perbedaan antara qurban dan aqiqah:

1. Waktu pelaksanaan; Untuk qurban waktu pelaksanaan ditentukan yakni tanggal 10,11,12,13 dzul hijjah, sedangkan untuk aqiqah waktu pelaksanaan hari ketujuh kelahiran,14 /21 dan kelipatan tujuh dan diperluas waktunya sampai anak tersebut baligh.

2. Tujuan; Qurban adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah dengam cara menyembelih binatang dengan syarat-syarat tertentu yang sudah ditetapkan syara’ sedangkan aqiqah dilaksanakan karena adanya anak yang lahir pada hari ketujuh.

3. Cara memotongnya; Qurban cara memotongnya bebas asalkan sesuai dengan ketentuan syara’, sedangkan aqiqah di usahakan jangan sampai ada tulang hewan yang retak dalam memotongnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tafa’ulan agar anak tersebut dalam kehidupanya nanti selamat dari berbagai hal buruk.

Baca Juga :  Doa Sholat Tarawih Dan Witir (Arab, Latin Dan Artinya )

4. Pembagian; Qurban dibagikan dalam keadaan mentah, sedangkan aqiqah cara pembagianya diberikan dalam keadaan matang dan dimasak manis , hal ini dilakukan sebagai bentuk tafaulan agar sang anak menjadi anak yang berparas manis, bertutur kata dan berperilaku baik.

5. Jumlah penyembelihan; Qurban satu kambing untuk satu orang sedangkan aqiqah untuk anak laki-laki diutamakan 2 ekor kambing dan perempuan satu ekor kambing.
Sebagaimana keterangan yang terdapat dalam kitab Al-Muhadzab berikut ini:

وَالسُّنَّةُ أَنْ يُذْبَحَ عَنِ الْغُلَامِ شَاتَيْنِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ لِمَا رَوَتْ أُمُّ كُرْزٍ قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْعَقِيقَةِ فَقَالَ لِلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Sunnah untuk disembelih (beraqiqah) dua ekor kambing yang sama bagi anak laki-laki dan satu ekor kambing bagi anak perempuan karena didasarkan kepada riwayat Ummu Kurz ra, ia bertanya kepada Rasulullah saw tentang aqiqah, lantas Rasul pun menjawab, ‘Bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang sama, dan bagi anak perempuan satu ekor kambing” (Lihat Abu Ishaq as-Sirazi., al-Muhadzdzab fi Fiqh al-Imam asy-Syafi’i, Bairut-Dar al-Fikr, tt, juz, 1, h. 241)

Baca Juga :  Fiqih Shalat III : Cara Mengetahui Waktu Shalat

6. Waktu pemotongan; Aqiqah di anjurkan untuk di potong pada hari ketujuh bertepatan dengan matahari terbit sedangkan kurban pada tanggal 10 dzulhijjah setelah sholat idul adha sampai dengan tanggal 13 dzulhijah.

Dan jika masih bingung tentang keduanya anda bisa melihat tulisan-tulisan di website ini seputar qurban dan Aqiqah, termasuk kesunahan-kesunahanya seperti apa, dan juga bagaimana prosesi dari keduanya.

Demikian sedikit perbedaan antara Qurban Dan Aqiqah. Semoga bermanfaat.

Wallahu A’lamu Bisshowab…