Fiqih Shalat VIII : Perbedaan Laki-Laki dan Perempuan di dalam Sholat

perbedaan laki-laki dan perempuan didalam shalat
perbedaan laki-laki dan perempuan didalam shalat

Ada beberapa perbedaan antara laki-laki dan perempuan didalam sholat. Dan hal ini harus diketahui oleh setiap orang yang sholat. Syaikh Abu Syuja’ menjelaskan ada 5 perbedaan antara laki-laki dan perempuan didalam sholat.

فصل – والمرأة تخالف الرجل في خمسة أشياء: فالرجل يجافي مرفقيه عن جنبيه ويقل بطنه عن فخذيه في الركوع والسجود ويجهر في موضع الجهر وإذا نابه شيء في الصلاة سبح وعورة الرجل ما بين سرته وركبته. والمرأة تضم بعضها إلى بعض وتخفض صوتها بحضرة الرجال الأجانب وإذا نابها شيء في الصلاة صفقت وجميع بدن الحرة عورة إلا وجهها وكفيها والأمة كالرجل

Perempuan Berbeda dengan laki-laki didalam sholat dalam 5 perkara:

Untuk Laki-laki :

  • Laki-laki menjauhkan kedua sikutnya dari lambungnya
  • Laki-laki menjauhkan perut dari kedua pahanya dalam ruku’ dan sujud
  • Laki-laki mengeraskan suara di tempat yang dianjurkan mengeraskan suara 
  • Apabila imam melakukan kesalahan, laki-laki mengucapkan tasbih (subhanallah)
  • Aurat laki-laki antara pusar dan lutut.

Sedangkan Untuk perempuan:

  • Perempuan mendekatkan sikunya satu sama lain.
  • Perempuan memelankan suaranya di dekat laki-laki bukan mahram.
  • Apabila imam melakukan kesalahan, makmum perempuan menepukkan tangan.
  • Seluruh badan perempuan itu aurat kecual wajah dan telapak tangan. Sedangkan Untuk budak perempuan auratnya sama seperti laki-laki.

Kemudian ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang yang shalat diantaranya adalah sebagai berikut:

Seorang perempuan jika sholat sendiri boleh mengeraskan bacaanya pada sholat yang jahr bacaanya.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui bahwasanya ketika laki-laki membaca “Subhanallah” saat mengingatkan imam harus dengan niat dzikir atau niat mengingatkan imam disertai niat dzikir. Apabila Laki-laki dalam bertasbih hanya untuk mengingatkan imam maka shalatnya batal.

Begitupun wanita, Cara menepukkan tangan seorang wanita dalam mengingatkan imam adalah dengan menepukkan telapak tangan kanan ke punggung telapak tangan kiri. Apabila perempun tersebut dengan sengaja bertepuk tangan (menepukkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri) dengan maksud hanya main-main dan tahu hal itu haram, walaupun tepuk tanganya itu hanya sedikit maka shalat perempuan itu batal.

Untuk Khunsa /banci cara mengingatkan imam yang lupa sama dengan cara perempuan.

Demikian perbedaan laki-laki dan perempuan didalam shalat. Bagi anda yang ingin lebih tahu tentang Tata cara dan hukum sholat lengkap lainya bisa melihat tulisan-tulisan kami sebelumnya di bawah ini:

Sekian.

Bagikan Jika Bermanfaat: