Kategori: HikmahKisah

Kisah Islami 014: Muadzin ini bertanya kebenaran sebuah hadits kepada Nabi melalui mimpi

عن أبى سعيد الحضرى رضي الله تعالى عنه عن النبيّ صلى الله عليه وسلم قال من قال حين يأوى الى فراشه استغفر الله العظيم الذي لإله الا هو الحيّ القيّوم  واتوب اليه  ثلاث مرات غفر الله له  ذنوبه  وان كانت  مثل زبد البحر وان كانت  مثل عدد ورق الاشجار  وان كانت مثل عدد رمل عالج  وان كانت مثل ايام الدنيا

Dari Abi sa’id Al-khudri Radliyallahu ta’ala ‘anhu Dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Nabi Bersabda : “Barang siapa yang mendatangi tempat tidurnya mengucapkan –Astaghfirullahal ‘Adzim Alladzi Laa ilaha illa huwa al-hayyal qoyyuma wa atubu ilaihi- sebanyak tiga kali maka Allah mengampuni dosa-dosanya walaupun dosa itu sebanyak hitungan buih dilautan, walaupun dosa itu sebanyak hitungan dedaunan walaupun dosa tersebut sebanyak hitungan pasir gunung ilaj, Walaupun dosa itu sebanyak hitungan hari di dunia.

Hadits diatas adalah salah satu hadits yang menjadikan seorang mua’dzin mimpi bertemu nabi dan menanyakan kebenaran tentang sabda nabi tersebut.

Diceritakan oleh Muhammad bin sa’id bin muhammad bahwa Aba sahl salah satu Muadzin di masjid bani ma’ruf Bukhara bermimpi bertemu dengan yang mulia nabi dan menanyakan kebenarandari salah satu hadits yang diriwayatkan oleh ‘Abi Sa’id Al-khudri ٍRadliyallahu ‘anhu. Abu Sahl ini merupakan pemuda yang shalih.

Abu sahl berkata kepada muhammad bin sa’id bin muhammad : “Didalam mimpiku aku melihat nabi kemudian seseorang didalam mimpiku menunjukkan kepadaku bahwa yang disebelah kanan Nabi adalah sahabat Abu Bakar Assidiq dan yang ada disebelah kiri Nabi adalah sahabat Umar. Kemudian aku menghadap nabi dan nabi menyalamiku, kemudian Abu bakar dan umar juga menyalamiku. Kemudian aku bertanya kepada nabi tentang kebenaran sebuah hadits.”

“Wahai Rasulullah, telah bercerita kepadaku Abu Mu’awiyyah, dari Abdullah bin Walid, dari ‘Athiyyah dan dari Abi Sa’id Alhudhri Radliyallahu ta’ala ‘Anhum. Abu Sa’id berkata, Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang mendatangi tempat tidurnya mengucapkan sebanyak tiga kali –Astaghfirullahal ‘Adzim Alladzi Laa ilaha illa huwa al-hayyal qoyyuma wa atubu ilaihi- maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya walaupun dosa itu sebanyak hitungan buih dilautan, walaupun dosa tersebut sebanyak hitungan pasirnya gunung ilaj, walaupun dosa itu sebanyak hitungan dedaunan,  Walaupun dosa itu sebanyak hitungan hari di dunia, dan aku menyangka nabi mengatakan sebanyak tetesan air hujan.”

Maka kemudian Aku bertanya kepada Nabi ” Apakah Hadits ini benar darimu Wahai Rasulullah?” kemudian nabi memberi isyarat dengan mengangguk Iya”.

Merupakan sebuah kebahagiaan yang tak ternilai ketika didunia ini kita dapat berjumpa nabi, sebagian dari orang-orang pilihan bahkan bisa menjumpai yang mulia Nabi dengan cara yaqodzoh. Semoga kisah ini makin menambah keimanan kita dan menambah mahabbah yang luar biasa kepada Penghulunya para Nabi dan Rasul.

Website Ini Menggunakan Cookies