KH. Ma’ruf Khozin : “Menulislah Yang Bermanfaat”

Saat ini kita sering menemukan artikel-artikel yang dalam bahasa penulisanya sangat bagus, namun kadang muatan isinya provokatif dan bahkan sangat sering kita temukan ternyata tulisan-tulisan tersebut memuat kabar bohong (Hoax).

Aswaja NU

Dalam akun FB nya Pakar Aswaja NU KH. Mahruf Khozin memberikan nasehat kepada kita untuk menulis sesuatu yang bermanfaat. Sebuah Nasehat yang bagus yang perlu disampaikan kepada orang lain juga.

Berikut kami kutip tulisan yang ada di akun Facebook beliau :

Oleh : KH. Ma’ruf Khazin

” Dalam sebuah riwayat dari Imam Bukhari:

اﺣﻔﻆ ﻣﺌﺔ ﺃﻟﻒ ﺣﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﻭﻣﺎﺋﺘﻲ ﺃﻟﻒ ﺣﺪﻳﺚ ﻏﻴﺮ ﺻﺤﻴﺢ

Saya hafal 100.000 hadis sahih, dan 200.000 hadis dhaif (Faidl Al Qadir)

Baca Juga :  Hubbul Wathon Halal dan Hubbul wathon Haram

Namun hadis yang ditulis oleh Imam Bukhari dalam kitab Sahihnya hanya 7563 hadis (itupun banyak yang diulang-ulang meskipun berbeda sanad dan matan). Di kitab beliau yang lain misalnya Adab Mufrad adalah 1322 hadis. Belum lagi di kitab At-Tarikh baik Kabir maupun Shaghir. Intinya, kemungkinan beliau sempat menulis sekitar 10% saja dari hadis yang beliau hafal.

Hemat saya kemungkinan adalah faktor minimnya media tulis menulis. Andaikan sudah ada Medsos mungkin dulu ulama ahli hadis kita tiap menit sudah bisa menulis hadis. Ulama lainnya pun akan nge-like, nge-share, nge-tag dan lainnya.

Monggo di era yang sudah luar biasa dalam hal penulisan ini kita rangkai dan susun kembali serpihan ilmu dari beberapa kitab untuk ditulis dan menjaga ilmu yang manfaat untuk umat.

Baca Juga :  Taat Pemerintah Dalam Bingkai Wasiat Nabi

Saya sendiri tidak pernah tahu tulisan yang mana yang disukai. Mengalir saja menulis. Akhirnya ada beberapa web yang berkenan untuk diangkut dan dibaca lebih luas. Diantaranya di NU Online, Islami.Co, Alif.Id, MusliModerat, hingga yang terbaru di Republika. Tim redaktur Republika mengabarkan bahwa pembaca tulisan saya minimal adalah 3000 orang dan pernah mencapai 10.000 pembaca (Banyak banget? Mungkin Minal Ahya’ wal Amwat).”

Tulisan dengan nada santai diatas mengingatkan kita untuk selalu menulis sesuatu yang memberikan anfa’ kepada orang lain.