≡ Menu

Makna Sunnah Dan Bid’ah

in Akidah
Tentang Bid'ah dan sunah

Seiring dengan banyak tuduhan Bid’ah  terhadap amalan Tahlilan, Mauludan, Ziarah kubur, Pujian Ba’da Adzan dan Masih banyak lagi amalan harian warga nahdliyyin dan sebagian besar Muslim di Nusantara ini, Maka ijinkan kami disini untuk menyampaikan kepada pembaca semua tentang Makna Sunnah dan Bid’ah seperti yang Hadhrotussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari jelaskan dalam kitab beliau Risalah Ahlussunah Wal Jama’ah.

Tujuan kami hanya sederhana, Bagi kita yang selama ini selalu melakukan kegiatan atau amaliyah ahlussunnah Wal Jama’ah tidak ragu lagi bahwa amaliyah-amaliyah yang kita lakukan memiliki dasar dan dalil.

Dan kepada saudara-saudara kami yang selama ini selalu menuduhkan amaliyah-amaliyah kami sebagai amaliyah tanpa dasar dan dalil, semoga terbuka mata hati untuk tidak lagi menuduhkan amalan-amalan kami sebagai amalan ahlul bid’ah.

Pengertian As-Sunnah

Hadhrotussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari dalam salah satu kitab karya beliau “Risalah Ahli Sunnah wal Jama’ah” menjelaskan bahwa Kata Assunnah [السّنّة ] dengan di dhommah dan di tasydid seperti yang telah di ucapkan oleh Abul Baqi’ dalam kitab kulliyat nya menurut bahasa adalah At-thoriqoh, jalan walaupun tidak diridloi.

Adapun makna Assunnah secara Syar’i adalah : At- Thoriqoh atau Jalan yang diridloi yang ditempuh dalam agama yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ataupun orang selain Rasul, yakni orang-orang yang memiliki otoritas sebagai panutan dalam masalah agama seperti halnya para sahabat nabi.

Seperti yang telah Nabi Sabdakan :

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّة خُلَفَاءِ الَّرَاشِدِيْنَ مِنْ بَعْدِيْ

“Tetaplah Kalian Dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafa’ur Rasyidin Setelahku.”

Sedangkan pengertian Sunnah secara Umum adalah Sesuatu yang senantiasa dilakukan oleh orang yang menajadi teladan, Baik itu nabi ataupun wali. Sedangkan Istilah As-Sunni adalah bentuk penisbatan dari lafadz As-Sunnah dengan cara membuang huruf ta’ marbuthohnya.

Baca Juga :  "Hubbul Wathon" Dalam kitab Manuskrip Syaikhona Kholil Bangkalan
Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat: