Kisah Uwais Al-Qarni Dan Kapal yang Tenggelam

Kisah Uwais Alqarni dan Kisah islami penuh hikmah

Uwais Al-qarni salah satu tabi’in mulia yang sangat mencintai Ibunya. Bahkan berkah kemuliaanya sampai-sampai Sayyidina Umar mendapat wasiat dari Baginda nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam untuk meminta doa darinya.

Banyak kisah kekeramatan dan kemuliaan dari Uwais Al-qarni dan Salah satunya kisah yang terdapat didalam kitab An-Nawadir berikut ini

Di kisahkan dari seorang laki-laki:

“Aku bersama para pedagang sedang menaiki sebuah perahu, tiba-tiba angin berhembus kencang dan ombak besar menerpa kapal kapal yang menyebabkan kapal oleng. Kami semua mengalami ketakutan yang amat sangat.

Di dalam kapal tersebut terdapat sebuah kamar dan didalamnya ada seorang laki-laki dengan pakaian bulu.

Ombak tersebut tidak juga berhenti sampai air masuk kedalam kapal kami yang menyebabkan kapal kami bertambah berat. Harapan kami untuk selamat dan juga harta benda kami pun sirna.

Tiba-tiba saja keluar seorang laki-laki dari kapal menuju ke atas air berdiam di sana dan melakukan sholat diatas air.

Kami pun memanggilnya: “Wahai Waliyallah, Tolonglah kami” Namun sayang laki-laki tersebut tidak mau menoleh kepada kami.

Baca Juga :  Syair Walisongo Untuk Mencegah Wabah penyakit Dan Bencana Alam

Kami pun memanggilnya Lagi: “Demi Dazat yang memberikanmu kekuatan untuk menjalankan Ibadah, Tolonglah kami dan bawalah kami.”

Baru laki-laki tersebut menjawab: “ Apa yang kalian kehendaki?”

Wali tersebut seperti tidak mengetahui musibah yang menimpa kami

Maka kami katakan Kepada laki-laki tersebut: “Apakah engkau tidak melihat yang terjadi pada perahu ini, Perahu ini Terhempas oleh angin dan diterjang ombak”

Kemudian laki-laki tersebut berkata kepada kami: “Mendekatlah kepada Allah”

“Dengan Cara Apa Kami Mendekat?” Tanya Kami.

“Dengan cara meninggalkan Dunia” Jawab laki-laki tersebut.

“Baiklah, kami akan melakukanya” Jawab kami yang ada didalam perahu.

“Keluarlah dengan membaca Basmalah”. Perintah laki-laki tersebut.

Maka kamipun keluar dari kapal tersebut satu persatu sambil berjalan diatas air, sampai kami semua berkumpul disamping laki-laki tersebut dan kami semua berdiri diatas air. Jumlah kami saat itu 200 orang atau lebih.

Setelah kami berkumpul disamping laki-laki tersebut baru kapal yang semula kami tumpangi tersebut tenggelam.

Baca Juga :  3 Ciri Orang Shalih, Apakah Anda Masuk didalamnya?

“Kalian telah selamat dari kesulitan dunia ini, sekarang keluarlah kalian”. Kata laki-laki tersebut.

“Demi Allah, Kami bertanya padamu, siapakah engkau ini, seorang yang dirahmati Allah?” Tanya kami.

“Aku Uwais Al-Qarni” Jawab laki-laki tersebut.

“Sesungguhnya didalam kapal tersebut ada harta untuk orang fakir di madinah yang dikirim oleh seorang laki-laki dari mesir.” Cerita Kami kepada laki-laki tersebut.

Kemudian laki-Laki tersebut yang tidak lain adalah Uwais Al-Qarni bertanya kepada kami:

“Jika Allah Mengembalikan harta kalian, apakah kalian akan membaginya bersama dengan orang-orang fakir madinah?” Tanya Laki-laki tersebut.

“Benar”. Jawab kami.

Kemudian laki-laki tersebut sholat 2 rakaat diatas air kemudian berdoa dengan doa yang lirih.

Tiba-tiba saja Kapal dan seluruh isinya muncul kembali kepermukaan air laut, Kami pun menaikinya dan kami kehilangan jejak laki-laki tersebut.

Kemudian kami berjalan ke kota madinah, Kami pun membagikan harta kami dan mereka yang berhak mendapatkan.

Maka tidak tersisa satupun orang fakir di madinah selamanya.

Sekian.