Kisah Islami 003: Keutamaan Shalat Malam

Kisah islami keutamaan sholat malam bangun malam

Kisah Islami kali ini tentang keutamaan bangun untuk melaksanakan sholat malam. Dikisahkan ada seorang laki-laki membeli seorang budak, budak tersebut mengatakan kepada tuanya:

“Tuanku, aku berharap engkau memenuhi tiga syarat yang aku minta.

Yang Pertama, jangan kau cegah aku untuk melaksanakan sholat jika sudah masuk pada waktunya.

Yang kedua, Saya akan melayani tuan di siang hari, namun pada malam hari jangan kau sibukkan diriku.

Yang Ketiga, Buatkanlah aku sebuah rumah yang mana tidak ada seorangpun yang boleh masuk kecuali aku.”

Kemudian Lelaki tuan dari budak tersebut menjawab, “Itu ada beberapa rumah, lihatlah rumah-rumah tersebut.”

Kemudian budak tersebut mengelilingi rumah-rumah yang ditunjuk majikanya dan melihat ada satu rumah yang rusak, dan ia memilih rumah tersebut.

“Kenapa Kamu memilih rumah yang rusak??” Tanya sang Majikan

“Wahai Tuanku, tidak tahukah engkau bahwa rumah yang rusak dan kebun ini di ramaikan Oleh Allah Ta’ala?” Jawab Budak tersebut.

Maka jadilah rumah tersebut menjadi tempat mengungsi (Kholwat) budak tersebut.

Pada satu malam, majikan dari budak tersebut minum dan berfoya-foya bersama dengan teman-temanya. Ketika sudah mencapai separuh malam, mereka membubarkan diri dan pulang. Kemudian Majikan tersebut memutari rumahnya dan pandangan matanya tertuju ke arah kamar sibudak.

Dilihatnya di dalam kamar budak tersebut lampu dari cahaya yang digantung dari langit, sedangkan posisi budak tersebut sedang bersujud dan bermunajat kepada Tuhanya.

Dalam Munajatnya budak tersebut berkata: ” Ya Tuhanku, Di siang hari hamba memiliki kewajiban untuk melayani tuanku, andaikan hamba tidak punya kewajiban untuk melayaninya, Niscaya aku tidak akan sibuk kecuali untuk melayani-Mu di siangku dan malamku. Ya Tuhanku, Maafkanlah Hamba.”

Baca Juga :  Kisah hikmah lucu: Kurban Satu Sapi Untuk 8 orang

Majikan menyaksikan peristiwa tersebut sampai tiba waktu fajar. Kemudian dilihatnya Lampu dari cahaya tersebut naik ke langit dan atap rumah budak tersebut kembali rapat. Lantas majikan tersebut memberitahukan kepada istrinya dan mengabarkan apa yang dilihatnya.

Dimalam selanjutnya Majikan dan sang istri mendatangi kembali kamar budaknya. Dilihatnya kejadian yang sama dengan malam sebelumnya, dimana Lampu dari cahaya yang digantung dari langit. Sedangkan budaknya dalam posisi sujud sampai waktu fajar tiba.

Kemudian Mereka berdua memanggil budak tersebut dan mengatakan. ” Sekarang Kamu Merdeka Karena Allah, Dan Kamu bisa melayani Dia yang selalu kamu mintai Maaf dalam munajatmu”

Kemudian mereka berdua menceritakan apa yang mereka lihat dari karomah budak tersebut.

Ketika mendengar cerita tentang karomah yang dilihat oleh majikanya, budak tersebut mengangkat kedua tanganya dan berdoa:

“Wahai Tuhanku, hamba memohon untuk tidak engkau perlihatkan rahasiaku, dan juga untuk tidak kau perlihatkan keadaanku. Maka ketika engkau sudah membuka rahasiaku hamba mohon engkau sudi mengambilku”

Kemudian budak yang selalu dalam rahmat Allah tersebut tersungkur dan menghadap Tuhannya.


Kisah diatas kami sarikan dari kitab An-Nawadir karya Al Alamah Syaikh Shihabuddin ahmad Al-qolyubi.

Pembaca yang selalu dalam Rahmat-Nya, Dari kisah di atas dapat kita petik banyak pelajaran dan salah satunya adalah untuk tidak menganggap sebelah mata orang-orang yang secara lahiriah tampak kecil di mata kita. Kita tidak tahu di mana Allah Menyembunyikan dan menempatkan kekasih-Nya.

Baca Juga :  Kisah Islami 014: Muadzin ini bertanya kebenaran sebuah hadits kepada Nabi melalui mimpi

Dan dari Istiqamahnya Budak tersebut untuk qiyamul lail, Allah Ta’ala mengangkat derajatnya dan menjadikanya bagian dari orang-orang pilihan. Dan itu merupakan salah satu manfaat dan keutamaan sholat malam.

Berikut ini sedikit kami petikkan tentang manfaat dari sholat malam

Manfaat Sholat Malam

Dengan Istiqamah Shalat Malam derajat kita akan diangkat oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 79:

  وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا  

Arti: “Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji” (QS Al-Isra’: 79).

Dengan Sholat malam pula kita bisa dekat dengan sang pencipta, menghalangi dosa, menghapus kesalahan dan juga menolak penyakit.

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ 

“Hendaknya kalian melakukan shalat malam, karena shalat malam adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya shalat malam mendekatkan kepada Allah, serta menghalangi dari dosa, menghapus kesalahan, dan menolak penyakit dari badan.” (Sunan At-Tirmidzi: 3549)