Kategori: HikmahKisah

Kisah Hikmah dibalik makna Surat Az-zalzalah Ayat 7 dan 8

Berikut ini adalah Kisah Hikmah tentang makna Firman Allah dalam surat Az-zalzalah ayat 7 dan 8:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ

“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.”

Diriwayatkan ada 2 malaikat bertemu di langit ke empat, Mereka bercakap-cakap dan salah satu dari mereka bertanya: ” Kemana kamu akan pergi?”

Jawab malaikat ke dua: “Aku pergi untuk satu perkara yang menakjubkan, bahwa di negaranya fulan ada seorang yahudi yang sudah dekat ajalnya. Dan laki-laki tersebut ingin sekali makan ikan akan tetapi di laut mereka tidak menemukan apapun.

Kemudian Tuhanku memerintahkan kepadaku untuk mendatangkan dua ekor ikan agar laki-laki yang sudah mendekati ajalnya tersebut memburunya.

Adapun perintah untuk mendatangkan ikan kepada Laki-laki tersebut karena Allah akan membalas semua kebaikan dari laki-laki tersebut di dunia, dan tidak ada kebaikan dari laki-laki tersebut tidak terbalaskan kecuali hanya satu.

Maka Allah memerintahkan untuk memenuhi keinginan laki-laki tersebut, agar ketika ia keluar dari dunia ini sudah tidak membawa kebaikan.”

Kemudian malaikat yang lain bekata:

“Aku juga diutus Tuhanku untuk melakukan satu perkara yang menakjubkan pula, ke sebuah negara yang di dalamanya terdapat seorang laki-laki yang sholih. Laki-laki tersebut tidak beramal keburukan kecuali Allah langsung membalasnya.

Kemudian waktu kematian untuk laki-laki sholih itu telah tiba. Dan ia ingin sekali merasakan minyak zaitun, dan laki-laki sholih tersebut tidak memiliki dosa kecuali hanya satu.

Maka Tuhanku memerintahkan kepadaku untuk menumpahkan minyak tersebut sehingga laki-laki shalih tersebut terhalang untuk bisa mendapatkanya.

Allah melebur satu dosa laki-laki tersebut dengan cara diatas, sehingga ketika hamba shalih tersebut bertemu dengan Allah tidak ada sedikitpun dosa padanya.

Berkata Muhammad Bin Ka’ab: ” Adapun cerita ini adalah makna dari فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ.

Maksudnya seorang yang kafir ketika ia beramal sebiji kebaikan maka ia akan mendapatkan balasan kebaikanya didunia. Sedangkan untuk mukmin ketika ia melakukan satu kesalahan maka ia akan melihat balasanya di dunia sebelum ke akhirat.

Demikian kisah islami yang penuh dengan banyak hikmah. Semoga bermanfaat


An-nawadir : 127

Website Ini Menggunakan Cookies