Kisah Hikmah Dan Menakjubkan Syaqiq Al-balkhi

[rank_math_breadcrumb]
Kisah nabi, kisah hikmah, kisah islami dan kisah wali

Kisah hikmah yang menakjubkan yang jarang kita sadari dalam kehidupan sehari-hari tentang mensyukuri nikmat dan tidak menyia-nyiakanya.

Banyak dari kita belum menyadari tentang betapa besarnya nikmat yang diberikan Allah Subhanahu Wata’ala kepada kita.

Terkadang kita menggerutu dan marah saat menghadapi sesuatu yang tidak sesuai dengan ekseptasi kita. Padahal semua itu sudah menjadi ketetapan Allah Subhanahu Wata’ala.

Melalui kisah hikmah dari para waliyullah semoga kita bisa memetik pelajaran yang berharga. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Yusuf ayat : 111

لقد كان في قصصهم عبرة لأولي الألباب

“Sesungguhnya pada kisab-kisab mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal “.

Dan Berikut ini salah satu kisahnya:

Dikisahkan seorang Wali Agung bernama Syaqiq Al-balkhi membelikan buah semangka untuk istri tercintanya.

Namun ternyata istrinya mendapati bahwa rasa dari buah semangka tersebut tidak enak dan hal itu membuat istrinya marah.

Kemudian Syaqiq Al-balkhi bertanya kepada Istrinya: ” kamu Marah Kepada Siapa? Kepada penjualnya, atau kepada kepada orang yang membeli, kepada yang menanam atau kepada yang menciptakanya?”.

Syaqiq Al-balkhi melanjutkan:

“Jika marahmu kepada yang menjual, maka ketahuilah bahwa ia telah memilih buah yang terbaik yang ia sukai, jika marahmu kepada yang membeli, sesungguhnya ia telah membeli sesuatu yang paling bagus, Dan jika marahmu kepada petani ketahuilah, bahwa ia juga telah berusaha untuk menumbuhkan yang terbaik.

Tidak lain marahmu itu kepada Dzat yang menciptakan buah tersebut. Maka takutlah kamu kepada Allah dan Ridlo lah dengan ketetapanya!!”.

Mendengar hal itu Istrinya menangis dan bertaubat serta Ridlo dengan ketetapan Allah.

Wallahul Muwaffiq.


Disarikan dari Kitab An-Nawadir Lil Qulyubi hal: 168, tentang “Untuk Tidak Menyia-nyiakan Nikmat.