Kesunahan Mengangkat Kedua Tangan Didalam Sholat Dan Tata caranya

Didalam sholat ada waktu dimana kita disunahkan untuk mengangkat kedua tangan. Kesunnahan tersebut masuk dalam kategori sunnah haiat. Seperti yang dijelaskan dalam kitab safinatun Najah karya syaikh Salim bin Sumair Al-Hadhromi, berikut letak kesunnahan-kesunnahan tersebut.

cara mengangkat kedua tangan didalam sholat

يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول

“Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat rukuk, saat i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal.”

Tata Cara Dalam Mengangkat Tangan Didalam Sholat

Lantas bagaimana cara mengangkat tangan ketika takbir didalam sholat? Adapun Tata cara mengangkat tangan saat takbir sholat adalah sebagai berikut:

1. Ketika Takbiratul Ihram

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Ibnu Umar, disebutkan:

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ

“Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua pundaknya jika memulai shalat.”

Takbiratul ihram adalah takbir untuk masuk ke dalam shalat. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah S.A.W yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Abu Dawud dan lainnya:

Baca Juga :  Humor Gus Dur - Santri Dilarang merokok

مِفْتَاحُ الصَّلاَةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ

Artinya: “Kuncinya shalat adalah suci, tahrimnya (yang mengharamkan melakukan apa pun) adalah takbir, dan tahlilnya (yang menghalalkan melakukan apa pun) adalah salam.” 

Dalam takbiratul ihram disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan. Adapun kesempurnaan mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ihram adalah dimulai ketika membaca takbiratul ihram dengan telapak tangan terbuka, kemudian mengangkat keduanya hingga ibujari sejajar dengan ujung telingan bagian bawah sedangkan jari-jari yang lain sejajar dengan telinga.

Adapun telapak tangan tetap terbuka menghadap kiblat, kemudian saat menurunkan tangan dilakukan bersamaan dengan berhentinya takbir.

Dari keterangan diatas dapat kita ketahui bahwa tangan diangkat bersamaan dengan mulai mengucapkan kalimat takbir dan berakhir ketika bacaan takbir berakhir.

Sedangkan Untuk Syarat-Syarat takbiratul Ihram bisa anda lihat disini.

2. ketika Ruku’

Kesunnahan mengangkat kedua tangan berikutnya adalah Ketika hendak bergerak dari berdiri untuk rukuk. Kesunnahan mengangkat kedua tangan bisa didapatkan dengan mengangkat kedua tangan dalam bentuk apapun, seperti halnya dalam takbiratul ihram.

Baca Juga :  Syarat-Syarat Dalam Takbiratul Ihram (Safinatun Najah)

Akan tetapi yang lebih sempurna adalah mulai mengangkat kedua tangan dalam keadaan masih berdiri ketika mulai mengucapkan kalimat takbir. Kemudian setelah kedua telapak tangan sejajar dengan kedua pundak maka membungkuk dengan memanjangkan bacaan sampai posisi rukuk.

Ketika I’tidal

I’tidal adalah kembali ke dalam keadaan sebelum rukuk. Ketika hendak melakukan i’tidal disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan. Disunnahkan mengangkat kedua tangan bersamaan dengan ucapan سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه dan mengangkat kepala.

Dan mengangkat kedua tangan hingga berdiri tegak. Setelah berdiri tegak tangan diturunkan bersamaan selesainya bacaan سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه

Ketika bangun dari Tasyahud Awal

Disunnahkan mengangkat tangan juga ketika berdiri dari tasyahhud awwal. Waktu disunnahkan mengangkat kedua tangan adalah ketika mulai berdiri dan sudah mencapai pada paling sedikitnya rukuk.

Demikian tata cara mengangkat kedua tangan didalam sholat. Semoga kita bisa melaksanakan sholat dengan kesempurnaan sunnah-sunnahnya.

Wallahu a’alam…..