Fiqih Shalat I : Pengertian Dan Sejarah Shalat

Sejarah Sholat 5 waktu
Tutorial dan Panduan Fikih Shalat Lengkap Madzhab Imam Syafi’i

Dalam kitab Fathul qarib syaikh ibnu Qasim Al-Ghazy menjelaskan bahwasanya pengertian shalat secara bahasa adalah Doa sedangkan dalam terminologi fiqih shalat menurut Imam Rafi’i adalah Ucapan dan perbuatan yang di awali dengan takbiratul ihram dan di akhiri dengan salam dengan beberapa persyaratan yang sudah ditentukan.[1]

Sejarah Diperintahkanya Shalat

Perlu kita ketahui bahwa perintah shalat ada sejak nabi-nabi terdahulu dimana para nabi sebelum Nabi Muhammad semuanya mendapatkan perintah untuk shalat. Namu kaifiyah dan tata cara shalat para nabi sebelum Nabi muhammad tidak dijelaskan secara detail.

Mengutip dari apa yang di sampaikan oleh Al-alamah Asyahiid Syaikh Muhammad Sa’id Ramadhan Al-buthi dalam fiqih sirah nabawiyah:

وكان عليه السلام قبل مشروعية الصلاة يصلي ركعتين صباحا ومثليهما مساء كما كان يفعل إبراهيم عليه السلام

“Sebelum pensyariatan shalat, nabi terdahulu melakukan shalat masing-masing 2 rakaat di pagi dan sore hari sebagaimana dilakukan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalâm.”

Bukti bahwa nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk melakukan shalat terdapat dalam Al-Qur’an surat Maryam : 55

وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِنْدَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا

“Dan dia (Ismail) menyuruh keluarganya untuk melaksanakan shalat dan zakat, dan ia adalah seorang yang diridloi disisi Tuhan-Nya”

Baca Juga :  Doa Awal dan Akhir Tahun serta Sejarah Penetapan Tahun Hijriyah

Juga Surat Maryam (31) yang menggambarkan tentang shalatnya Nabi Isa ‘alaihissalâm:

وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

“Dan Dia (Allah) memerintahkan kepadaku (Isa) (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup” 

Apakah Nabi Muhammad SAW sudah melakukan shalat sebelum Shalat di Syariatkan?

Mungkin ada dari kita yang beranggapan bahwa Nabi Muhammad menjalankan shalat setelah shalat di syariatkan. Memang pendapat dari mayoritas ulama mengatakan bahwa kewajiban menjalankan shalat ditetapkan setelah peristiwa Isra’ Mi’raj, tapi bukan berarti sebelum nabi melakukan Isra’ Mi’raj nabi tidak melakukan shalat.

Imam Daruquthni meriwayatkan sebuah hadits yang menjadi bukti bahwa nabi sudah melaksakan shalat sebelum Isra’ Mi’raj.

أن جبريل أتاه في أول ما أوحي إليه فعلمه الوضوء والصلاة

Artinya: “Jibril datang kepada Rasul ketika menyampaikan wahyu pertama dan mengajarkan Rasul wudhu’ dan shalat” (HR Ahmad dan Ad-Daraquthni).

Kemudian bukti yang menunjukkan bahwa nabi telah melakukan shalat sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj adalah seperti apa yang di kutip oleh ibnu rajab dalam fathul bari syarah shahih bukhari :

وقال ابن عباس: حدثني أبو سفيان في حديث هرقل، فقال يأمرنا، يعني النبي صلى الله عليه وسلم، بالصلاة والصدق والعفاف

Artinya, “Ibnu Abbas berkata, dari Abu Sufyan tentang hadits Herakilius, bahwa Nabi SAW memerintahkan kami shalat, jujur, dan menjaga harga diri.”[2]

Baca Juga :  Ketika Adzan Saat Pemakaman pun dituntut Dalilnya

Dan tentunya masih banyak lagi bukti-bukti bahwa nabi telah melakukan shalat sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj.

Perintah Shalat Setelah Nabi Isra’ Mi’raj

Selanjutnya penetapan sifat shalat nabi dengan ditentukan waktu-waktunya menjadi lima waktu baru ditetapkan saat Rasulullah SAW menghadap Allah Ta’ala pada malam Isra’ wal Mi’raj.

Peristiwa Isra’ wal Mi’raj adalah pengalaman spiritual yang sarat nilai dan sebagai tonggak awal adanya lima waktu shalat. Sebagaimana hadits Nabi SAW yang artinya: “Shalat yang diwajibkan atas Nabi SAW pada malam beliau di-Isra’-kan sebanyak lima puluh kali kemudian dikurangi hingga tersisa lima.

Kemudian Allah berfirman: “Hai Muhammad, keputusan-Ku tidak dapat diubah lagi, dan dengan shalat lima waktu ini engkau tetap mendapat ganjaran lima puluh kali lipat” (Musnad Ahmad, no. 12048; Sunan An-Nasa’i, no. 444).[3]

Dan Berikut Artikel-Artikel di Website ini yang berkaitan dengan Sholat.

Sekian,


Sumber :
  • Hasyiyah Syaikh Ibrahim Al-Bajuri “Darul kutub al islamiyyah hal: 119-120” [1]
  • nu.or.id [2]
  • nulampung.or.id [3]

Komentar ditutup.