Kategori: Shalat

Definisi, Dasar Hukum dan Waktu pelaksanaan Aqiqah

Kita sering mendengar kata Aqiqah. Sebenarnya definisi aqiqah itu apa? dasar hukumnya bagaimana dan kapan waktu pelaksanaan aqiqah tersebut?

Disini kita akan membahas seputar aqiqah baik itu pengertian aqiqah, Hukum melaksanakan aqiqah, waktu pelaksanaan aqiqahdan tata cara melaksanakan aqiqah.

Pengertian Aqiqah

Pengertian aqiqah secara bahasa : Aqiqah merupakan akar kata dari ‘aqqa-ya‘uqqu, yang berarti nama rambut seorang bayi yang baru dilahirkan.

Pengertian Aqiqah dalam terminologi Fiqih adalah Ungkapan untuk binatang yang disembelih atas kelahiran seorang anak yang dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran.

Pengertian diatas Sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Ibn Qasim Al-Ghazy dalam Fathul Qarib:

الْعَقِيْقَةِ- وَهِيَ لُغَةً اسْمٌ لِلشَّعْرِ عَلَى رَأْسِ الْمَوْلُوْدِ

Aqiqah secara bahasa adalah nama bagi rambut diatas kepala anak yang dilahirkan.

Sedangkan secara Istilah Fiqih beliau melanjutkan:

وَفَسَّرَ الْمُصَنِّفُ الْعَقِيْقَةَ بِقَوْلِهِ (وَهِيَ الذَّبِيْحَةُ عَنِ الْمَوْلُوْدِ يَوْمَ سَابِعِهِ) أَيْ يَوْمَ سَابِعِ وِلَادَتِهِ

“Mushannif (Syaikh Abi Syuja’) menafsiri aqiqah dengan perkataan beliau, “aqiqah adalah binatang yang disembelih sebab bayi yang dilahirkan pada hari ketujuh bayi tersebut”, maksudnya  pada hari ketujuh kelahirannya”.

Dasar Hukum atau Dalil Aqiqah

Dasar Hukum Pelaksanaan Aqiqah sebagaimana Hadits Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam berikut ini:

اَلْغُلاَمُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسَهُ وَيُسَمَّى (رواه الترمذي

Artinya : “Seorang anak tergadaikan dengan aqiqahnya. Pada hari ketujuh aqiqah disembelih, Rambut anak dicukur, kemudian diberi nama.” (H.R. Tirmidzi)

Hukum Melaksanakan Aqiqah

Hukum melaksanakan Aqiqah adalah Sunah Muakad yakni sunah yang sangat dianjurkan bagi mereka yang berkewajiban untuk menafkahi anak tersebut, seperti ayah, kakek dan lainya.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Waktu pelaksanaan aqiqah dimulai ketika bayi lahir ke dunia sampai masuk usia Baligh. Apabila mulai lahir sampai masa 60 hari orang tua tidak mampu untuk meng-aqiqahi anaknya maka anjuran untuk melakukan aqiqah telah gugur.

Namun Apabila orang tua dari anak yang di aqiqahi tersebut berkecukupan, maka ada waktu-waktu utama untuk melaksanakan aqiqah.

Waktu Utama / Afdhal Untuk Melaksanakan Aqiqah

1. Aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran anak.
2. Apabila tidak dapat melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh maka aqiqah dilaksanakan pada hari ke 14, 21 dan kelipatan tujuh harinya sampai anak tersebut baligh.
3. Apabila anak tersebut meninggal tetap dianjurkan untuk di aqiqahi apabila sebelumnya ada kemampuan dan kesempatan untuk melaksanakanya. Walaupun anak tersebut meninggal sebelum hari ke tujuh.

وَيُحْسَبُ يَوْمُ الْوِلَادَةِ مِنَ السَّبْعِ وَلَوْ مَاتَ الْمَوْلُوْدُ قَبْلَ السَّابِعِ وَلَا تَفُوْتُ بِالتَّأْخِيْرِ بَعْدَهُ فَإِنْ تَأَخَّرَتْ لِلْبُلُوْغِ سَقَطَ حُكْمُهَا فِيْ حَقِّ الْعَاقِ عَنِ الْمَوْلُوْدِ أَمَّا هُوَ فَمُخَيَّرٌ فِيْ الْعَقِّ عَنْ نَفْسِهِ وَالتَّرْكِ

“Hari saat kelahiran termasuk dalam hitungan tujuh hari tersebut. Walaupun bayi yang telah dilahirkan itu meninggal dunia sebelum hari ketujuh. Kesunahan aqiqah tidak hilang sebab ditunda hingga melewati hari ketujuh. Namun, jika aqiqah ditunda hingga anak tersebut baligh, maka hukum aqiqah gugur bagi orang yang melakukan aqiqah dari anak tersebut. Sedangkan bagi anak itu sendiri, maka diperkenankan untuk melakukan aqiqah untuk dirinya sendiri ataupun meninggalkanya.” (Fathul Qarib)

Misalkan sampai dewasa ini kita belum di aqiqahi kita diperbolehkan untuk melakukan aqiqah untuk diri sendiri.

Berapa Ekor Kambing Yang di Butuhkan Untuk Aqiqah

Yang terbaik ber-aqiqah dengan dua kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan.

Prosesi dan Tata Cara Pelaksanaan Aqiqah

Untuk tata cara pelaksanaan aqiqah adalah sebagai berikut:
1. Pemyembelihan hewan aqiqah dilaksanakan pada pagi hari bertepatan dengan matahari terbit dengan berdoa sebagaimana doa yang akan kami tulis di bawah nanti. [1]
2. Memasaknya dengan Rasa manis dan disedekahkan kepada fakir miskin dengan cara mengirimkan kepada mereka.
3. Sedapat mungkin jangan sampai tulang belulang hewan aqiqah terpecah, yakni dengan cara memotong sesuai dengan persendian.
4. Setelah binatang disembelih, rambut sang anak dicukur gundul kemudian rambut tersebut ditimbang kemudian bersedekah emas sesuai kadar timbangan rambut tersebut. Namun ada sebagian ulama berpendapat hukum mencukur gundul bagi anak perempuan adalah makruh. (lihat: Mughni Muhtaj:4/295)
5. Memberikan nama yang baik sesuai anjuran Rasulullah shollallahu ‘Alaihi Wasallam.[2]
6. Meminyaki Rambut anak dengan minyak wangi.

Doa Menyembelih Hewan Aqiqah

[1] Berikut ini adalah doa yang dibaca ketika menyembelih hewan aqiqah:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اَللّهُمَّ مِنْكَ وَاِلَيْكَ اَللّهُمَّ هَذِهِ عَقِيْقَةُ فُلَانٍ

Doa Menyembelih Hewan Aqiqah Latin

“Bismillahi Wallahu Akbar, Allahumma Minka Wa Ilaika Allahumma Taqabbal Minni Hadzihi Aqiqatu Fulan…”

Artinya : “Dengan Nama Allah (aku beraqiqah), Allah Maha Besar. Ya Allah (Aqiqah ini merupakan nikmat) Ini merupakan Nikmat Dari-Mu, Dan (aku mendekatkan diri dengan aqiqah ini) Kepada-Mu, Ya Allah ini adalah aqiqah (…sebutkan nama anak yang di aqiqahi…)

• Kata Fulan silahkan diganti dengan nama anak yang di aqiqahi.

[2] Anjuran memberikan nama yang baik sesuai dengan hadits Nabi Shollallahu ’Alaihi Wasallam berikut ini:

إِنَّكُمْ تُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَأَحْسِنُوا أَسْمَاءَكُمْ

“Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kalian akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak-bapak kalian. Oleh karena itu, baguskanlah nama-nama kalian.”

Demikian Pengertian, Dalil dan hukum aqiqah serta tata cara pelaksanaan aqiqah. Semoga bermanfaat.

Wallahu A’lam…

Website Ini Menggunakan Cookies