Definisi Dan Cara Shalat Wanita yang Istihadloh

Definisi Istihadhoh

Istihadloh adalah darah yang keluar diluar masa-masa Haid (Menstruasi) dan Nifas.

Dalam hal ini banyak sekali contoh istihadhoh, diantaranya :

1. Darah yang keluar pada usia yang belum genap untuk usia minimal haid (9 tahun kurang 15 hari)

2. Darah keluar namun belum mencapai minimal haid (menstruasi), yakni belum mencapai 24 jam.

3. Darah keluar melebihi 15 hari 15 malam

4. Darah keluar sebelum masa suci mencapai 15 hari.

Setelah seorang wanita tersebut mengetahui bahwa yang dialaminya adalah Istihadhoh (bukan haid/menstruasi) , maka jika wanita tersebut hendak melakukan shalat harus melakukan Hal-hal berikut:

1. Membersihkan kemaluan

Baca Juga :  Ikuti KAMILAH (Kajian Ilmiah Alfalah) Ramadhan, Kesempatan Emas Untuk Memperdalam Ilmu Agama

2. Membalut kemaluan (miss v) dengan kapas atau lainya, tujuanya adalah agar darah yang ada di dalam tidak keluar, atau setidaknya untuk meminimalisir keluarnya darah. Dalam menyumbat miss V harus sampai pada bagian yang tidak wajib di basuh saat Istinja’ (bersuci). Dengan catatan wanita yang istihadloh tersebut tidak sedang berpuasa. Kalau hal ini dilakukan sedangkan posisi wanita yang istihadhoh tersebut dalam keadaan puasa maka Puasanya Batal.

3. Apabila setelah kemaluan (miss v) di sumbat, namun darah masih tetap keluar maka wanita yang istihadhoh tersebut harus membalut kemaluanya dengan semisal Kain atau lainya.

4. Setelah kemaluan terbalut, harus segera bersuci dengan wudhu atau tayammum dan secepatnya melakukan shalat.

Baca Juga :  Fiqih Shalat XI : Hukum Meninggalkan Rukun, Sunnah Ab'adh dan Sunnah Haiat Sholat

Untuk mengetahui hitungan Jumlah shalat yang harus di Qadha pada saat  Haid atau nifas bisa kunjungi halaman ini

Sekian,

Wallahu A’lam..

Komentar ditutup.