Cara niat wudhu bagi yang selalu berhadats

20200119 062924

Niat wudhu antara orang yang selalu berhadats seperti istihadhoh atau beser tidaklah sama. Untuk orang-orang yang da’imul hadats adalah dengan cara niat supaya diperbolehkan untuk shalat.

Kalau seseorang yang memiliki hadats terus-menerus tadi melakukan niat seperti umumnya ” Untuk menghilangkan hadats maka niat tersebut tidak cukup. Lantas bagaimana cara niat wudhu orang-orang yang selalu berhadats semisal istihadhoh ataupun Beser?

Niat wudhu bagi mereka yang selalu berhadats :

نَوَيْتُ الْوُضُوْءِ لاِسْتِبَاحَة الصَّلاَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Saya Berniat Wudhu Supaya diperbolehkan melakukan shalat karena Allah”

« حاشية قليوبي وعميرة : ج :١ : ص: ٥٣ مكتب دار الفكر »

ومن دام حدثه كمستحاضة ومن به سلس البول كفاه نية الاستباحة كغيره دون الرفع لبقاء حدثه علي الصحيح فيهما وقيل لا تكفي نية الاستباحة بل لابد من  ونية الرفع معها لتكون نية الرفع للحدث السابق ونية الاستباحة للاحق وقيل تكفي نية الرفع لتضمنها لنية الاستباحة

Baca Juga :  Praktek Cara Menghilangkan Najis Mutawasithoh (Film Pendek)

Wallahu a’lam..