Bagaimana Hukum Sholat Jum’at Dengan dua Gelombang?

Bagaimana Hukum Sholat Jum’at Dengan Dua Gelombang? Mengingat New Normal saat ini mengharuskan kita untuk menjaga jarak (Sosial Distancing)

Saat ini kita sedang menyesuaikan diri dengan kenormalan baru (New Normal), banyak hal baru yang harus kita sesuaikan, termasuk salah satunya adalah Sholat Jum’at.

Dalam sholat jamaah mungkin bisa kita siasati dengan lebih mudah, namun bagaimana dengan sholat jum’at yang tentunya dihadiri oleh lebih banyak jamaah. Bagaimanapun juga kita dituntut untuk patuh pada protokol kesehatan.

Salah satu protokol kesehatan yang harus kita penuhi dalam melaksanakan ibadah sholat jum’at selain menggunakan masker dan handsanitizer kita juga harus menjaga jarak.

Aturan menjaga jarak dalam sholat jum’at ternyata menghadirkan masalah baru, diantaranya tidak muatnya masjid untuk menampung jamaah sehingga menimbulkan wacana baru untuk melaksanakan sholat jum’at secara bergelombang atau memecah ibadah sholat jum’at lebih dari satu tempat dalam satu kampung.

Baca Juga :  Tata Cara Shalat Tasbih Lengkap Beserta Doa, Niat dan Manfaatnya

Yang menjadi pertanyaan:

  1. Bolehkah melaksanakan sholat jum’at 2 tempat atau lebih dalam satu kampung?
  2. Misalkan diperbolehkan, bagaimana hukumnya jika salah satu tempat yang melaksanakan sholat jum’at tersebut kurang dari 40 orang?
  3. Bagaimana hukumnya jika pelaksanaan sholat jum’at dilakukan secara bergelombang?

Untuk Mengetahui jawaban-jawaban di atas, langsung saja kita simak jawaban Pena Pesantren melalui video di bawah ini.

Setelah melihat video diatas, sekarang dapat kita pahami, Bagaimana hukumnya melaksanakan sholat jum’at secara bergelombang atau lebih dari satu tempat dalam satu kampung.

Wasalam…