Amalan-Amalan Yang Dianjurkan Di Bulan Rajab

amalan Bulan rajab

Bulan Rajab adalah satu dari empat bulan haram, yakni Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah, Muharram dan rajab.

Banyak anjuran melakukan kebaikan dibulan-bulan tersebut seperti puasa, memperbanyak dzikir dan lainya.

Rasulullah S.A.W ketika memasuki bulan rajab, Beliau membaca do’a ini:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ “Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Jika kita menyelami maknannya, doa diatas adalah doa panjang umur, supaya Allah mempertemukan kita kepada bulan-bulan berikutnya.

Selain itu para ulama yang shalih juga mengajarkan amalan-amalan lain seperti memperbanyak istighfar dan puasa.

Diantara bacaan Istighfar yang diajarkan nabi adalah Sayyidul Istighfar yang di baca 3x setiap pagi dan sore, berikut redaksi bacaan Sayyidul Istighfar:

اَللّٰهُمَّ أَنۡتَ رَبِّيۡ لَاإِلٰهَ إِلَّا أَنۡتَ خَلَقۡتَنِيۡ وَأَنَا عَبۡدُكَ وَأَنَا عَلَی عَهۡدِكَ وَوَعۡدِكَ مَا اسۡتَطَعۡتُ,أَعُوۡذُبِكَ مِنۡ شَرِّمَا صَنَعۡتُ, أَبُوۡءُ لَكَ بِنِعۡمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوۡءُ بِذَنۡبِيۡ فَاغۡفِرۡلِيۡ فَإِنَّهُ لَايَغۡفِرُ الذُّنُوۡبَ إِلَّاأَنۡت

Dan masih banyak anjuran-anjuran kebaikan dibulan Rajab yang dia ajarkan oleh para salaf yang shalih.

Sayyidina Ali yang Oleh nabi disebut sebagai pintunya Ilmu juga memuliakan Bulan Rajab. salah satunya dengan membaca doa ini ketika memasuki bulan rajab:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰی مُحَمَّدِ وَآلِهِ مَصَابِيۡحِ الۡحِكۡمَۃِ, وَمَوَالِيَ النِّعۡمَۃِ, وَمَعَادِنِ الۡعِصۡمَۃِ,وَاعۡصِمۡنِيۡ مِنۡ كُلِّ سُوۡءٍ, وَلَا تَأۡخُذۡنِيۡ عَلَی غِرَّۃٍ, وَلَا عَلَی غَفۡلَۃٍ ,وَلَا تَجۡعَلۡ عَوَاقِبَ أَمۡرِيۡ حَسۡرَۃً وَنَدَامَۃً, وَارۡضَ عَنِّيۡ,فَإِنَّ مَغۡفِرَتَكَ لِلظّالِمِيۡنَ,وَأَنَامِنَ الظَّالِمِيۡنَ,اَللّٰهُمَّ اغۡفِرۡلِيۡ مَالَايَضُرُّكَ,وَأَعۡطِنِيۡ مَالَايَنۡفَعُكَ,فَإِنَّكَ الۡوَاسِعَۃُ رَحۡمَتُهُ الۡبَدِيۡعَۃُ حِكۡمَتُهُ,فَأَعۡطِنِيۡ السَّعَۃَ وَالدَّعَۃَ,وَالۡأَمۡنَ وَالصِّحَّۃَ,وَالشُّكۡرَ وَالۡمُعَافَاۃَ وَالتَّقۡوَی,وَأَفۡرِغِ الصَّبۡرَ وَالصِّدۡقَ عَلَيَّ وَعَلَی أَوۡلِيَآءِكَ,وَأَعۡطِنِيۡ الۡيُسۡرَ,وَلَاتَجۡعَلۡ مَعَهُ الۡعُسۡرَ,وَاعۡمُمۡ بِذَالِكَ أَهۡلِيۡ وَوَلِدِيۡ وَإِخۡوَانِيۡ فِيۡكَ وَمَنۡ وَلَدَنِيۡ مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ وَالۡمُسۡلِمَاتِ وَالۡمُوءۡمِنِيۡنَ وَالۡمُوءۡمِنَاتِ

Para salaf sangat memuliakan bulan Rajab dengan memperbanyak puasa dan istighfar karena para salaf sangat memahami betul kenapa bulan Rajab ini begitu dimuliakan.

“Dibulan rajab pula Allah Ta’ala menunjukan kuasa-Nya. Isra Miraj adalah mukjizat Nabi Muhammad yang sulit di terima akal. Namun kalau sudah menjadi kehendaknya, tak seorang pun mampu mencegahnya.”

Jika anda takut dituduh bid’ah dengan amalan-amalan dan puasa rajab, sepertinya anda melewatkan pendapat Ibnu Ibnu Hajar Al-haitami dan Ibn Abdissalam yang mana keduanya adalah Tuan dari Para Ulama dengan Pengetahuan yang ibarat Lautan. maka anda saya referensikan untuk membaca ini :

Sekian, Semoga Bermanfaat.