Adab Dan Tata Cara Ziarah Nabi (Bagian 2)

Adab dan Tata cara ziarah Nabi ﷺ

Setelah kita selesai Sholat dan berdoa diraudhah, kemudian kita melanjutkan untuk menghadap Nabi Muhammad ﷺ. Dalam hal ini ada aturan dan adab yang harus diperhatikan.

Sesampai di Makam Nabi ﷺ kita menghadap ke Wajah yang mulia Nabi dengan posisi membelakangi kiblat dengan jarak kira-kira tiga dziro’ dari tembok Hujrotus Syarifah, Dengan Wajah yang khusuk, menundukkan kepala dan adab yang baik menyepikan hati dari kepentingan duniawi.

Kemudian Kita Mungucapkan salam kepada Nabi ﷺ dengan ucapan yang kira-kira orang didepan kita mendengarnya.

Dan sedikit-sedikit bacaan salam kepada beliau adalah ” Assalamu’alaika Yaa Rasulallah ﷺ”. Dan jika ingin mengucapkan yang lebih panjang juga diperbolehkan.

Baca Juga :  Pengertian Bersuci

Kemudian Bergeser ke arah kanan kira-kira satu dziro’ dan mengucapkan salam kepada Sayyidina Abu Bakar As-Shidiq Radliyallahu ‘anhu

Dan Bergeser kira-kira 1 dzirro’ lagi ke arah kanan dan Mengucapkan salam kepada sayyidina Umar Al-faruq bin khotob Radliyallahu ‘Anhu.

Setelah itu kembali ke posisi awal yakni menghadap ke Wajah yang mulia Nabi Muhammad ﷺ dan bertawassul dengan nabi ﷺ didalam semua hajat-hajat yang diinginkan, Memohon sayafaat dengan Nabi ﷺ kepada Allah.

Selanjutnya berpindah menghadap ke arah kiblat dan jangan sampai membelakangi yang Mulia nabi ﷺ, adapun Makam nabi ﷺ berada disebelah kiri orang yang berziarah. dalam posisi ini silahkan berdoa kepada Allah terhadap semua hajatnya atau hajat orang-orang yang dicintai dari kaum muslimin.

Baca Juga :  Lengkap !! Adab dan Doa untuk Tiap basuhan anggota tubuh dalam wudhu

Demikian Adab dan tata cara Ziarah Nabi yang Mulia ﷺ. Disarikan dari kitab Riyadhul Badi’ah dan Tsimarul yaniah.