[Absurd] Pengakuan Amerika sebagai Kekuatan Kabaikan Di Timur Tengah

Absurd

Oleh : Dina Sulaiman

Sebelumnya, Parlemen Irak sudah merilis resolusi, meminta pemerintah agar menghentikan kehadiran tentara AS di Irak. Pelaksanaan resolusi itu ada di tangan pemerintah. Nah, PM Irak Adel Abdul-Mahdi sudah menghubungi Menlu AS untuk mengirim wakilnya untuk berbicara soal penarikan pasukan itu.

Kemarin (Jumat 10/1) pemerintah AS sudah merespon, intinya MENOLAK KELUAR dari Irak. Alasannya:

“Amerika adalah kekuatan untuk kebaikan di Timur Tengah. Kehadiran militer kami di Irak adalah untuk melanjutkan perang melawan ISIS dan kami berkomitmen untuk melindungi Amerika, Irak, dan mitra koalisi kami.”

Kalau benar AS hadir di Irak untuk melawan ISIS, lalu mengapa Jenderal Qassem Soleimani yang sangat berjasa dalam perang mengalahkan ISIS di Irak dan Suriah malah dibunuh?

Kalau benar AS mau melindungi Irak, mengapa AS melakukan kejahatan kepada rakyat Irak?

AS menyerbu Irak pada Maret 2003. Data bulan Oktober 2003 menyebutkan ada 15.000 warga Irak yang tewas. [1]

AS bercokol di Irak sejak 2003 dan melakukan sangat banyak kejahatan kemanusiaan. Tahun 2011, menarik sebagian besar tentaranya, tapi 2014 balik lagi dengan alasan melawan ISIS.

Data tahun 2013 yang dirilis oleh tim peneliti internasional yang bekerja sama dengan pemerintah Irak, total warga Irak yang tewas dalam periode 2003-2011 mencapai setengah juta orang, dan ini adalah perkiraan minimal [artinya, sangat mungkin jumlah sebenarnya jauh lebih banyak].

60% dari angka ini tewas akibat penembakan, pengeboman, serangan udara, atau kekerasan lainnya. Sisanya tewas akibat sebab-sebab ‘tak langsung’, misalnya akibat buruknya sanitasi atau tidak adanya rumah sakit. [1]

AS selama memerangi rakyat Irak menggunakan bom yang mengandung “enriched uranium” yang sangat berbahaya. Akibatnya, banyak bayi terlahir cacat di Irak. Anda google sendiri “fallujah baby” dan akan muncul foto-foto bayi yang mengerikan. Saya tidak sanggup mengupload fotonya di sini.

Baca Juga :  Goncangan Hizbut Tahrir Di Tengah Memanasnya Kawasan Arab

Seorang suster yang membantu kelahiran bayi yang cacat akibat terpapar bom uranium itu bercerita, “Seorang bayi lahir dengan kaki seperti putri duyung, suatu kondisi yang disebut sirenomelia.. orang tuanya histeris dan gugup melihat bayi itu dan ayahnya berteriak-teriak…” [3]

Dan sekarang, dengan TIDAK TAHU MALU, pemerintah AS mengaku bahwa mereka adalah “kekuatan kebaikan di Timur Tengah.” [ a force for good in the Middle East]

Dan yang lebih tidak tahu malu lagi, orang-orang Indonesia yang selama ini sok-sok mengaku paling Islami, dan sok-sok ngArab: bukannya mendukung upaya pengusiran tentara penjahat dari negeri yang full orang Arab (Irak), mereka malah aktif menyebarkan broadcast penuh fitnah tentang Jend. Qassem Soleimani, orang yang paling berjasa memimpin operasi melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Ya, yang menulis kisah bohong itu bukan cuma radikalis yang sok ngIslam itu sih, tapi juga sebagian media nasional yang meng-copas-terjemah media Barat.

Mengapa radikalis dan media-media nasional yang konon “kredibel” dan “anti terorisme” itu justru seiring-sejalan dalam mendukung AS ya? [ada yang nanya ke saya]. Terlalu panjang kalau dibahas. Tapi sudah bisa diduga, ujungnya memang duit: siapa dulu pemodalnya?

Sungguh absurd, ketika akses informasi sedemikian terbuka lebar, murah, ada di genggaman tangan, sebagian orang tetap memilih untuk membodohi diri dan orang lain.


[1]https://www.theguardian.com/world/2003/oct/29/iraq.suzannegoldenberg
[2] https://www.nationalgeographic.com/news/2013/10/131015-iraq-war-deaths-survey-2013/
[3] https://www.middleeasteye.net/reportages/fallujah-birth-defects-story

Foto: orang bule aja demo menuntut AS angkat kaki dari Irak, masa elo yang selama ini ngaku paling Islam malah pro-AS??

Demo menolak amerika

One thought on “[Absurd] Pengakuan Amerika sebagai Kekuatan Kabaikan Di Timur Tengah

Comments are closed.