≡ Menu

8 Hal Yang Harus Dihindari Agar Mulut Kita Selamat

in Nasehat

Mulut adalah salah satu anggota badan yang paling dominan untuk melakukan dosa. Banyak orang yang terjerumus kedalam lubang jahannam karena Faktor Mulut.

Dalam kitab Bidayatul hidayah, Hujjatul Islam Imam Ghazali mengisahkan bagaimana seseorang masuk neraka Jahannam hanya karena ingin membuat orang lain tertawa.

Berikut 8 Hal yang harus kita hindari agar mulut kita selamat saat kita dihadirkan dalam persidangan di Mahkamah tertinggi :

1.Dusta baik dusta hanya sekedar untuk bercanda atau Dusta dengan sebenarnya.

2. Ingkar Janji; Sering kita temui disekitar kita banyak orang mudah mengobral janji dan mudah pula melupakan janji tersebut.

3. Ghibah : membicarakan keburukan orang lain. Walaupun yang kita bicarakan itu benar dan sesuai kenyataan

4. Berdebat. Dalam salah satu hadits disebutkan barang siapa yang menghindari perdebatan alam posisi ia memang bersalah akan dibangunkan untuknya rumah disamping surga. Dan barang siapa menghindari perdebatan dalam posisi dia Benar akan dibangunkan untuknya rumah di atas Surga. Berdebat dengan orang bodoh, pasti merugikan kita, karena mereka akan menyakiti kita sedangkan saat kita
Mencaci (berdebat) kepada orang alim hal itu, akan menjatuhkan kita.
“Barang siapa meninggalkan perdebatan karena salah, akan dibuatkan rumah disamping surga. Barang siapa yg meninggalkan perdebatan karena benar akan dibuatkan rumah diatas surga”.

5. Memuji diri sendiri. Sangat tidak pantas seseorang memuji dirinya sendiri karena tentunya hal ini tidak akan menjadikan dirinya bisa mencapai kedudukan tinggi, malah yang terjadi adalah sebaliknya. Sering disaat kita duduk bersama dengan seseorang yang selalu memuji dirinya sendiri pastinya dihati kita merasakan ketidaknyamanan. Tentunya hal ini juga berlaku juga pada saat kita mencoba memuji diri kita sendiri.

Baca Juga :  Apresiasi Habib Ali Al-Jufri Kepada Banser (Video)

6. Melaknat sesama dan makhluk yg lain. Kepada makhluk lain saja kita tidak diperbolehkan melaknat apalagi kepada sesama ummat nabi yang memiliki kiblat yang sama.

7. Mendoakan buruk kepada makhluk allah. Bahkan salah satu pembesar ulama’, Muhammad bin Sirrin mengatakan bahwa Orang yang mencaci Hajjaj akan mendapatkan balasan yamg sama dengan kedholiman Hajjaj.

8. Mentertawakan orang lain. Mentertawakan dengan maksud menghina atau menganggap remeh akan menjadikan hati orang lain tersebut tersakiti.

Dikisahkan bahwa untuk menjaga mulut dari hal-hal yang tidak bermanfaat Sayyidina Abu Bakar meletakkan batu kecil di mulut beliau. Dengan tujuan untuk menghindari perkataan-perkataan yang tidak penting.

Jika 8 hal diatas jika selalu kita pegang dan jalankan dalam kehidupan bermasyarakat, tentunya akan tercipta kerukunan dan kedamaian serta penuh kasih sayang.

Sekian,

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat: